PEMBELAJARAN LUAR SEKOLAH
Selasa,
16 Februari 2016, siswa kelas X SMAN 2 Magelang mengadakan pembelajaran luar
sekolah ke PT. Sritex Solo dan Museum Sangiran. Acara ini merupakan agenda
tahunan SMAN 2 Magelang.
Rombongan
ke Solo ini dibagi ke dalam enam bus, bus 1, 2, 3, 4, 5, dan 6. Setiap bus
diisi rata-rata 43 siswa dan 3 pendamping dari guru. Kami meninggalkan sekolah
pukul 07.15 WIB. Keberangkatan kami terlambat dari waktu yang sudah
terjadwalkan karena memang bus yang tidak datang tepat waktu.

Berawal
dari perusahaan dagang keluarga yang dioperasikan secara tradisional, kini
Sritex telah berubah menjadi perusahaan modern yang mempekerjakan tenaga-tenaga
profesional dari dalam negeri maupun dari manca negara seperti Korea Selatan,
Filipina, India, Jerman maupun China. Sejumlah peritel besar dan modern
termasuk H&M, Uniqlo dan Guess merupakan para pelanggannya.
Sebagai
sebuah perusahaan terintegrasi, Sritex dapat memproduksi rangkaian produk dari
benang, kain mentah, kain jadi hingga pakaian jadi atau garmen, termasuk di
dalamnya seragam dan beragam baju untuk pria dan wanita.
Setelah
kurang lebih 2 jam kami berkeliling dan belajar di PT. Sritex, pembelajaran
dilanjutkan di Museum Manusia Purba Sangiran. Sebelum tiba di Museum Sangiran
kami mampir ke RM. Taman Sari untuk mengambil nasi kotak untuk makan siang.
Museum
Purbakala Sangiran adalah museum arkeologi yang terletak di
Kalijambe, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, Indonesia. Situs Sangiran berada di
dalam kawasan Kubah Sangiran yang merupakan bagian dari depresi Solo, di kaki
Gunung Lawu (17 km dari kota Solo). Museum Sangiran beserta situs arkeologinya,
selain menjadi obyek wisata yang menarik juga merupakan arena penelitian
tentang kehidupan pra sejarah terpenting dan terlengkap di Asia, bahkan dunia.
Di museum dan situs
Sangiran dapat diperoleh informasi lengkap tentang pola kehidupan manusia purba
di Jawa yang menyumbang perkembangan ilmu pengetahuan seperti Antropologi,
Arkeologi, Geologi, Paleoanthropologi. Di lokasi situs Sangiran ini pula, untuk
pertama kalinya ditemukan fosil rahang bawah Pithecantropus erectus
(salah satu spesies dalam taxon Homo erectus) oleh arkeolog Jerman,
Profesor Von Koenigswald. Lebih menarik lagi, di area situs Sangiran ini pula
jejak tinggalan berumur 2juta tahun hingga 200.000 tahun masih dapat ditemukan
hingga kini. Relatif utuh pula. Sehingga para ahli dapat merangkai sebuah
sejarah yang pernah terjadi di Sangiran secara berurutan.
Setelah berkeliling dan
mempelajari apa Museum Purbakala Sangiran itu, kami bergegas berganti pakaian
dan sholat ashar. Karena antrean kamar
mandi sangat penuh, beberapa siswa pun memilih berganti pakaian di bus agar
tidak membuang waktu.
Rencana
awal setelah mengunjungi Museum Sangiran kami akan melanjutkan tour mengunjungi
Pusat Grosir Solo (PGS). Tetapi kami tiba di Pusat Grosir Solo ini waktu sudah
menunjukkan pukul 17.30 WIB. Akhirnya diputuskan untuk melanjutkan perjalanan
menuju Solo Square. Kira-kira membutuhkan waktu 30 menit untuk tiba di Solo
Square. Disana kami diberi waktu satu setengah jam yakni dari pukul 17.30
sampai 19.00 WIB.
Solo
Square adalah sebuah mall yang terletak di Surakarta yang terdiri atas 5 lantai. Kini
Solo Square menjadi salah satu pusat perbelanjaan yang cukup besar dan lengkap
di kota Solo dan sekitarnya. Mall ini
terletak di Jl. Brigjend. Slamet Riyadi 451 – 455 Solo. Disana kami dapat
berbelanja sepatu, pakaian, buku, atau hanya jalan-jalan dan menikmati makanan
yang ada. Beberapa tenant atau toko utama dari pusat perbelanjaan ini adalah Hypermart,
Matahari Department Store, dan Cinema XXI. Selain itu masih juga terdapat
banyak store seperti Fashion, Apparels, Acessories, Game, Tenants F&B,
Resto, Bakery dan masih banyak yang lainnya. Diantaranya KFC, J.CO Donuts &
Coffee, BreadTalk, A&W Restaurants, Pizza Hut, Mie Horizon, D' Cost
Seafood, Hoka Hoka Bento, Solaria, Bengawan Solo Restaurant, Niagara Sushi, Mie
Pasar Baru, Toko Buku Gramedia, dan lainnya.
Setelah waktu menunjukkan pukul 19.00 WIB, kami bergegas
kembali ke bus dan menuju ke RM. Taman Sari untuk makan malam. Untuk makan
malam kami disajikan secara prasmanan. Selesai makan malam kami naik ke bus dan
melanjutkan perjalanan pulang ke Magelang. Karena semuanya sudah kenyang dan
sudah malam banyak siswa yang tertidur tetapi ada juga yang tetap bercanda
dengan teman-temannya. Kami tiba di Magelang sekitar pukul 22.30 WIB. Hari itu
merupakan hari yang melelahkan namun tetap mempunyai banyak kesan untuk kami.